Dalam penyelenggaraan acara indoor, kualitas audio adalah salah satu faktor paling penting yang menentukan kenyamanan audiens. Salah satu tantangan terbesar adalah munculnya feedback dan noise yang dapat merusak jalannya acara. Feedback berupa suara melengking yang tiba-tiba muncul, sementara noise bisa berupa dengungan, desisan, atau suara bising lain yang mengganggu. Masalah ini tidak hanya mengurangi profesionalisme acara, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi penonton dan pembicara. Oleh karena itu, memahami cara mencegah feedback dan noise sangat penting untuk menjaga kualitas sound system.
Berikut beberapa cara efektif untuk menghindari feedback dan noise pada sound system acara indoor.

Atur Posisi Mikrofon dan Speaker dengan Tepat
Feedback terjadi ketika suara dari speaker masuk kembali ke mikrofon dan membentuk loop berulang. Untuk mencegahnya, pastikan posisi mikrofon tidak berada tepat di depan speaker. Idealnya, speaker diarahkan ke area audiens, bukan ke arah panggung atau pembicara.
Selain itu, hindari menempatkan speaker terlalu dekat dengan mikrofon. Jika menggunakan monitor panggung, pastikan sudutnya tepat sehingga tidak memantulkan suara langsung ke mikrofon.
Gunakan Mikrofon Berkualitas dan Sesuai Kebutuhan
Mikrofon yang tepat dapat membantu mengurangi risiko feedback dan noise. Mikrofon dengan pola polar cardioid atau supercardioid lebih direkomendasikan untuk acara indoor karena lebih fokus menangkap suara dari satu arah dan menolak suara dari belakang.
Pastikan juga menggunakan mikrofon dengan kualitas yang baik, karena mikrofon murahan cenderung lebih sensitif terhadap noise dan memiliki tingkat gain yang tidak stabil.
Atur Gain dan Volume dengan Hati-Hati
Gain yang terlalu tinggi adalah penyebab utama feedback. Mulailah dengan pengaturan gain yang rendah, lalu naikkan perlahan sesuai kebutuhan. Jangan menaikkan volume pada speaker terlalu tinggi jika tidak diperlukan. Perpaduan antara gain, volume channel, dan master harus seimbang agar tidak menimbulkan distorsi maupun feedback.
Sound engineer yang berpengalaman biasanya melakukan gain staging untuk memastikan semua perangkat berada pada level yang aman dan ideal.
Gunakan Equalizer untuk Mengontrol Frekuensi Bermasalah
EQ (equalizer) adalah alat penting dalam pencegahan feedback. Frekuensi yang menyebabkan feedback bisa dipotong (cut) melalui EQ grafis atau parametris. Pada umumnya, feedback sering terjadi pada frekuensi menengah hingga tinggi, sehingga teknisi harus mengidentifikasi frekuensi yang bermasalah dan menguranginya.
Untuk noise seperti dengungan (hum), biasanya terkait dengan frekuensi rendah, sehingga perlu sedikit pengurangan di frekuensi tersebut.
Cek dan Atasi Gangguan Kabel atau Sumber Listrik
Noise sering kali muncul akibat kabel yang rusak, konektor longgar, atau gangguan listrik. Gunakan kabel berkualitas dan lakukan pengecekan sebelum acara dimulai. Pastikan semua konektor terpasang kuat dan tidak ada kabel yang tertekuk tajam.
Selain itu, penggunaan power supply yang kurang stabil dapat menghasilkan noise. Untuk acara indoor, sebaiknya menggunakan stabilizer atau power conditioner agar aliran listrik lebih bersih dan stabil.
Minimalkan Pantulan Suara di Ruangan
Ruangan indoor yang penuh dengan permukaan keras seperti dinding beton atau kaca dapat menyebabkan pantulan suara berlebihan yang memicu feedback. Jika memungkinkan, tambahkan elemen peredam seperti tirai, karpet, atau panel akustik, terutama di area panggung.
Selain itu, arahkan speaker sedikit ke bawah atau ke area audiens untuk menghindari suara memantul kembali ke panggung.

Lakukan Sound Check secara Menyeluruh
Sound check adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Dengan melakukan tes sebelum acara, teknisi dapat mendeteksi frekuensi rawan feedback, mengecek noise pada kabel atau mixer, serta mengatur gain dan EQ dengan tepat. Pastikan pembicara atau performer berada di posisi mereka saat sound check agar hasilnya akurat.
Gunakan Feedback Suppressor Jika Diperlukan
Untuk acara besar atau ruangan dengan akustik buruk, feedback suppressor dapat menjadi solusi tambahan. Alat ini dirancang untuk mendeteksi dan memotong frekuensi yang memicu feedback secara otomatis.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan sound system acara indoor bekerja optimal tanpa gangguan feedback dan noise. Audio yang bersih dan stabil akan membuat acara lebih profesional, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh audiens.
0 Comments