Lighting merupakan salah satu elemen teknis yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran dan kesuksesan sebuah acara. Pencahayaan yang tepat tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga membangun suasana, menegaskan fokus panggung, serta meningkatkan kualitas visual acara secara keseluruhan. Tanpa pengaturan lighting yang baik, acara berpotensi mengalami gangguan teknis, tampilan panggung kurang menarik, hingga menurunnya kenyamanan audiens. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah setting lighting yang benar menjadi hal penting bagi penyelenggara acara.
Memahami Konsep dan Jenis Acara
Langkah pertama sebelum melakukan setting lighting adalah memahami konsep dan jenis acara yang akan diselenggarakan. Acara formal seperti seminar, konferensi, atau acara perusahaan membutuhkan pencahayaan yang stabil, terang, dan tidak berlebihan. Sementara itu, acara hiburan seperti konser musik, pensi sekolah, atau festival memerlukan lighting yang dinamis dan atraktif.

Dengan memahami karakter acara, tim lighting dapat menentukan jenis lampu, warna cahaya, dan efek pencahayaan yang sesuai agar selaras dengan konsep acara.
Menentukan Tata Letak dan Area Pencahayaan
Setelah konsep dipahami, langkah berikutnya adalah menentukan area mana saja yang membutuhkan pencahayaan. Area utama seperti panggung, pembicara, pengisi acara, dan backdrop harus mendapatkan pencahayaan yang optimal. Selain itu, area pendukung seperti jalur keluar-masuk, area penonton, dan area dokumentasi juga perlu diperhatikan.
Penentuan tata letak lampu yang tepat akan membantu pencahayaan lebih merata dan mencegah adanya area yang terlalu gelap atau terlalu terang.
Memilih Jenis Lighting yang Tepat
Pemilihan jenis lampu sangat memengaruhi hasil pencahayaan. Lampu LED par biasanya digunakan untuk pencahayaan umum, sementara moving head dan beam light cocok untuk menciptakan efek dinamis. Untuk acara formal, penggunaan wash light dengan warna netral sering menjadi pilihan utama.
Menyesuaikan jenis lampu dengan kebutuhan acara akan membantu menciptakan suasana yang tepat tanpa mengganggu kenyamanan audiens.
Mengatur Warna dan Intensitas Cahaya
Pengaturan warna dan intensitas cahaya harus dilakukan secara cermat. Warna cahaya sebaiknya disesuaikan dengan tema acara dan backdrop panggung. Warna yang terlalu kontras atau terlalu gelap dapat mengurangi kejelasan visual.
Intensitas cahaya juga perlu diatur agar tidak menyilaukan audiens maupun pengisi acara. Cahaya yang terlalu terang dapat mengganggu kenyamanan mata, sedangkan cahaya yang terlalu redup dapat membuat panggung terlihat kurang menarik.
Sinkronisasi Lighting dengan Rundown Acara
Agar acara berjalan lancar, lighting harus disinkronkan dengan rundown acara. Setiap sesi, seperti pembukaan, penampilan utama, sesi sambutan, dan penutupan, sebaiknya memiliki pengaturan lighting yang berbeda sesuai kebutuhan.
Koordinasi antara lighting operator dan tim produksi sangat penting agar pergantian lighting dapat dilakukan tepat waktu tanpa mengganggu jalannya acara.
Melakukan Uji Coba dan Gladi Bersih
Sebelum acara dimulai, lakukan uji coba lighting secara menyeluruh. Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik, tidak ada gangguan teknis, dan pengaturan cahaya sudah sesuai dengan rencana. Gladi bersih membantu tim lighting memahami alur acara dan memastikan transisi pencahayaan berjalan mulus.
Tahap ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan penyesuaian terakhir agar hasil pencahayaan benar-benar optimal.
Menyediakan Antisipasi dan Cadangan Teknis
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah menyiapkan antisipasi jika terjadi kendala teknis. Sediakan peralatan cadangan, pastikan kabel dan koneksi aman, serta siapkan teknisi yang siap siaga selama acara berlangsung.
Dengan persiapan yang matang, gangguan teknis dapat diminimalkan sehingga acara dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Setting lighting yang tepat merupakan kunci penting agar acara berjalan lancar dan profesional. Mulai dari memahami konsep acara, menentukan tata letak, memilih jenis lampu, hingga melakukan uji coba secara menyeluruh, semua langkah tersebut saling berkaitan dan tidak boleh diabaikan.
Dengan perencanaan dan eksekusi lighting yang baik, penyelenggara dapat menciptakan suasana acara yang nyaman, menarik, dan berkesan bagi audiens, sekaligus meningkatkan kualitas produksi acara secara keseluruhan.

0 Comments