Video event atau video documentary merupakan video yang berisi tentang suatu dokumentasi acara, perjalanan, suatu wilayah, program, ataupun kultur yang bertujuan untuk memberi nilai pendidikan atau sekadar pembuktian kepada penontonnya. Video semacam ini juga kerap digunakan sebagai media promosi dan juga upaya meningkatkan awareness. Apakah Video Event Documentary Itu dan Apa Pentingnya

Memahami konten video event/documentary 

Saat ini, semakin banyak cara untuk sekadar mempromosikan brand. Apalagi di era teknologi yang semakin berkembang dari waktu ke waktu seperti sekarang, semakin banyak pilihan konten untuk dikonsumsi.

Dalam hal ini, tantangan pemasar adalah menentukan bentuk konten yang paling efektif berdasarkan sasaran konsumen. Dan salah satu bentuk konten yang saat ini tengah digemari adalah video. Jadi jangan heran, jika beberapa waktu belakangan ini istilah video marketing semakin populer.

Kelebihan video event/documentary yang perlu diketahui

Salah satu jenis video marketing yang cukup digandrungi adalah video event/documentary yang ternyata cukup ampuh dalam meningkatkan awareness dan menarik minat konsumen. Jika dideskripsikan, video satu ini layaknya penggunaan video untuk mempromosikan brand, produk, ataupun layanan.

Suatu strategi pemasaran yang kuat akan melibatkan berbagai konten dalam bentuk video, mulai dari testimoni, video laporan live-event, video tutorial, corporate training videos, hingga video yang bersifat menghibur.

Lantas, apa yang membuat video event/documentary dianggap efektif sebagai salah satu medium content marketing?

  • Di tahun 2019 lalu, video terbukti mampu meningkatkan web traffic lebih dari 80 persen.
  • Menambahkan video ke dalam email marketing terbukti mampu meningkatkan CTR hingga 300 persen.
  • Menyematkan video pada landing page juga terbukti mampu meningkatkan konversi hingga 80 persen.
  • Sebanyak 90 persen konsumen mengakui, bahwa video documentary suatu produk bisa memengaruhi keputusan untuk berbelanja.
  • 64 persen konsumen menjadi semakin tertarik untuk membeli produk secara online setelah menonton video.
  • Berdasarkan YouTube, konsumsi video melalui mobile berkembang hingga 100 persen setiap tahunnya.
  • 87 persen online marketer rata-rata menggunakan konten video sebagai bentuk strategi pemasaran digitalnya.
  • Di tahun 2020, web traffic video marketing mampu mencapai angka 69 persen. Sementara mobile video ads berkembang lima kali lebih cepat ketimbang penggunaan pada PC. Bahkan, konversi landing page dengan video mencapai lebih dari 800 persen.

Poin penting seputar video event/documentary

Video kerap dianggap sebagai media ketimbang sebagai suatu industri. Padahal berdasarkan fungsi sebenarnya, video merupakan wadah atau penampung konten. Suatu metode yang strategi untuk menyampaikan pesan dengan marketing layers yang cukup banyak.

Supaya Anda lebih mudah dalam memahami pengertian ini, coba simak ulasan mengenai empat lapisan di balik definisi video event atau documentary sebagai video marketing.

  1. Strategi

Anda pasti memahami, bahwa strategi pemasaran yang kuat harus menjadi akar dari setiap marketing campaign. Namun, sebelum masuk pada tahap selanjutnya, pertanyaan pertama yang perlu Anda pahami lebih dulu adalah siapakah target market dari video tersebut? Lalu, aksi apa yang diharapkan setelah mereka menyaksikannya?

Setelah kedua pertanyaan tadi terjawab, Anda perlu memikirkan sejumlah strategi turunan untuk memperkuatnya, yaitu dengan strategi produksi, distribusi, dan kreatif.

  • Produksi

Suatu proses produksi tentu tidak akan bisa berjalan jika belum ada strategi pemasaran yang jelas. Pada pelaksanaannya, elemen-elemen dari produksi harus memikirkan bagian kreatifnya pula. Begitu juga dengan pemilihan channel di mana video tersebut akan didistribusikan.

Jika dijelaskan secara sederhana, ada tiga fase dalam suatu proses produksi, yaitu:

  • Pra produksi

Pada tahap ini, ide-ide kreatif dibangun. Biasanya, ide ini berbentuk naskah atau storyboard. Tentu saja, koordinator juga akan mengerjakan detail-detail penting lain, seperti talent yang digunakan, lokasi syuting, hingga kostum para pemain.

  • Produksi

Produksi meliputi segala proses syuting, termasuk proses pengambilan gambar untuk footage yang nantinya akan memperkaya hasil video yang dibuat. Ada banyak pula elemen produksi di balik layar yang perlu dikerjakan pada tahap ini, seperti misalnya framing dan pencahayaan.

  • Post produksi

Tahapan akhir dari proses produksi adalah ketika video sudah siap ditayangkan. Di sinilah terjadi penambahan grafis voice over hingga penambahan efek. Tim produksi akan menanyakan sejumlah feedback pada pihak-pihak terkait sebelum video tersebut ditayangkan.

  • Distribusi

Percayalah, hasil produksi tentu akan sia-sia jika tidak dilakukan distribusi yang baik. Strategi distribusi yang kuat bakal membuat video semakin dikenal dan mendatangkan keuntungan.

Di mana pun video akan didistribusikan, hal tersebut mampu mengukur kesuksesan konten suatu video marketing. Oleh sebab itu, pastikan untuk mengambil keputusan dengan sangat hati-hati dalam hal pendistribusian tersebut.

  • Optimalisasi

Strategi pemasaran yang baik sudah pasti tidak akan pernah berhasil tanpa adanya perencanaan optimalisasi dan percobaan. Jadi, Anda patut bersiap apabila ada hal-hal yang terjadi di luar rencana.

Tidak mudah memprediksi platform media sosial apa yang paling ampuh untuk mendongkrak video Anda. Bisa jadi ketika pendistribusian berjalan, masalahnya bukan pada platform yang dipilih, tapi pada target marketnya.

Poin paling pentingnya adalah, di setiap permasalahan belum tentu selalu ada jalan keluarnya. Jadi sebaiknya Anda selalu menyediakan ruang untuk percobaan dan improvisasi selama campaign berjalan.

Alasan penting kehadiran video event/documentary sebagai video marketing

Pada dasarnya, video marketing merupakan semua jenis video yang direkam dan diunggah dengan tujuan bisnis, termasuk video event maupun video documentary. Saat ini, video memang telah jadi salah satu alat promosi atau pemasaran baru dalam dunia bisnis.

Namun, ada beberapa orang yang sebenarnya masih ragu untuk menggunakan strategi satu ini. Di benak mereka masih terbersit pertanyaan, apakah promosi menggunakan video benar-benar menguntungkan? Apakah sumber daya yang dimiliki cukup untuk membuat konten video pemasaran bisnis tersebut?

Berikut ini beberapa alasan mengapa video event/documentary layak dipertimbangkan sebagai salah satu strategi marketing modern yang harus digunakan.

  1. Video event/documentary mampu meningkatkan konversi dan penjualan

Alasan pertama yang perlu Anda ketahui adalah video event ataupun documentary mampu menghasilkan keuntungan bagi bisnis Anda. Dengan menambahkan video semacam ini pada landing page atau halaman utama website dapat meningkatkan konversi.

Video tersebut juga bisa mengarah pada peningkatan penjualan. Penelitian menunjukkan, bahwa sebanyak 74 persen pengguna yang menonton video dokumenter ataupun event yang pernah diselenggarakan suatu perusahaan cenderung tergerak untuk tertarik dengan produk bisnis yang ditawarkan.

Tentu saja, mata merupakan indera manusia yang paling dominan. Sebagian besar informasi yang dikirimkan ke otak manusia memiliki sifat visual. Jadi, apabila gambar saja mampu meningkatkan keterlibatan secara besar-besaran, coba bayangkan apa yang bisa dilakukan oleh gambar bergerak atau video untuk bisnis Anda.

  1. Video bisa digunakan dalam berbagai metode promosi

Bicara soal video marketing atau pemasaran digital secara umum, istilah video cenderung mengarah langsung ke YouTube. Namun, Anda bisa menggunakan video pemasaran dalam bentuk apapun dan di manapun, termasuk video event dan documentary ini. Mulai dari halaman utama website, landing page, artikel blog, ataupun webinar.

Namun, saat ini yang paling umum digunakan dan dinilai paling efektif adalah menggunakan digital marketing video sebagai konten di media sosial, seperti Instagram ataupun Facebook.

  1. Video event/documentary bisa dijadikan bukti yang mampu menjelaskan semuanya

Apakah Anda baru saja meluncurkan layanan baru dalam waktu dekat? Video dokumentasi event bisa menunjukkan bagaimana cara kerja layanan yang Anda tawarkan tersebut. Ketahuilah, sebagian besar pengguna internet cenderung mengenal dan mempelajari suatu produk atau layanan dengan menonton tayangan video.

Bahkan, jika layanan bisnis Anda memiliki konsep yang cukup sulit untuk dijelaskan secara langsung, video semacam ini bisa menyampaikan apa yang tidak bisa dilakukan oleh teks. Anda juga bisa mengemasnya menjadi suatu video yang menggabungkan antara hiburan, kesederhanaan, dan juga nostalgia.

  1. Video event maupun documentary mampu membangun kepercayaan konsumen

Kepercayaan merupakan dasar dari konversi dan penjualan. Namun, membangun kepercayaan pelanggan wajib jadi tujuan Anda. Seluruh konsep pemasaran konten harus didasarkan pada kepercayaan untuk menciptakan hubungan jangka panjang. Nah, sekarang saatnya Anda untuk memberikan informasi yang menarik dan berguna bagi pelanggan.

Tak sedikit konsumen yang masih skeptis tentang membeli produk dan layanan melalui internet karena takut jadi korban penipuan. Namun, video event/documentary bisa Anda jadikan sarana promosi yang efektif dalam menyajikan layanan Anda berbentuk percakapan ataupun dokumentasi.

Hal ini bisa menciptakan pendekatan individual yang kemudian membangun kepercayaan agar tercipta pendekatan secara individual yang kemudian membangun kepercayaan sehingga membuat penonton berani membeli secara online.

  1. Video event ataupun documentary mampu menjangkau siapa saja

Video merupakan alat yang luar biasa hebat untuk dijadikan sarana pembelajaran. Sebab, video sangat mudah dipahami. Saat ini, banyak orang yang cenderung malas membaca deskripsi produk ataupun layanan yang terlalu panjang. Mereka hanya ingin melihat bagaimana penggunaan atau spesifikasi sesungguhnya dari suatu layanan produk.

Nah, video merupakan salah satu bentuk preferensi yang tepat sebagai konten marketing yang mampu menjawab kebutuhan tersebut. Bisa dikatakan, video event ataupun documentary mampu menangkap khalayak luas dan berfungsi pada banyak level.

Tak sedikit pembeli yang malas atau sibuk sekalipun mudah dijangkau oleh video pemasaran bentuk apapun. Dengan adanya video dokumentasi semacam ini, mereka bisa mengenal lebih jauh layanan yang Anda tawarkan tanpa perlu khawatir kehabisan waktu untuk sekadar membaca teks promosi yang membosankan.

Tips membuat video event/documentary yang super sukses untuk kegiatan pemasaran

Membuat konten digital marketing video memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan, sebagian orang mengaku kewalahan jika belum pernah melakukannya. Berikut ini ada beberapa tips penting untuk membantu Anda dalam membuat video event/documentary yang menarik, menginspirasi, dan meningkatkan konversi sebagai video marketing.

  • Jangan lupa untuk membuat rencana

Langkah awal untuk membuat sesuatu berhasil pada akhirnya adalah menyiapkan rencana. Salah satu cara paling mudah untuk membuat rencana semua jenis konten pemasaran adalah memecahnya menjadi corong pemasaran.

Anda diwajibkan untuk menemukan lebih dulu hal-hal spesifik yang perlu dilibatkan ke dalam konten video tersebut. Mulai dari bagaimana cara agar konten tersebut mampu menarik minat pelanggan hingga bagaimana konten video tersebut akan dikirimkan ataupun digunakan.

  1. Fokus pada penjelasan

Ada banyak kesalahan promosi penjualan di internet yang secara aktif mengganggu dan tidak disukai oleh pelanggan. Jangan biarkan brand Anda menjadi pengganggu semacam itu. Sebagai gantinya, buatlah suatu video yang hanya fokus pada penjelasan bukan penjualan. Aturan yang sama juga berlaku untuk konten video event ataupun documentary.

Anda hanya perlu fokus pada nilai yang bisa diberikan untuk pelanggan. Jangan takut kehilangan konversi. Anda pun bisa menempatkan ajakan untuk bertindak yang strategis dan relevan di akhir video yang ditampilkan.

  1. Membuat UVP video

Sudah sepatutnya Anda mengetahui lebih dulu tujuan konten video yang dibuat. Lalu, cari tahu di mana Anda bisa menemukan audiens yang tepat dan jenis konten apa yang harus digunakan. Setelah itu, saatnya untuk membuat UVP atau yang disebut juga sebagai Preposisi Nilai Unik dari video tersebut.

Metode ini merupakan promosi singkat untuk membuat garis besar tentang apa yang membuat Anda dan konten video terasa begitu istimewa. Bagaimana brand Anda berbeda dari brand sejenis lainnya di luar sana sambil tetap memegang nilai serta identitas brand yang dimiliki.

  1. Bangun rasa penasaran pelanggan

Tak ada salahnya memancing rasa ingin tahu pelanggan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan dan menggunakan sesuatu yang menggoda untuk menarik perhatian mereka.

Pastikan, video event ataupun dokumenter yang Anda buat benar-benar menyampaikan nilai brand Anda dan menjawab pertanyaan pelanggan mengapa mereka harus menontonnya. Apabila Anda ingin membuat video marketing bersambung, akhiri video tersebut dengan situasi yang menegangkan atau mendorong orang untuk menonton video selanjutnya.

  1. Menggunakan tag untuk mengoptimalkan pencarian

Ada begitu banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk memastikan bahwa konten video bisa lebih mudah ditemukan di mesin pencari, seperti halnya Google. Langkah pertama yang patut dilakukan untuk mendapatkan ranking SEO yang tinggi dari video tersebut adalah melakukan hosting pada domain Anda sendiri. Pahamilah, ketika berhadapan dengan SEO khusus video, deskripsi adalah segalanya.

Pasalnya, deskripsi sangat memungkinkan mesin pencarian untuk memahami video Anda dan memahami apa yang diperlukan oleh konten tersebut. Jadi sekali lagi, pastikan bahwa video Anda telah diberi tag dengan kata kunci yang relevan serta dilengkapi deskripsi dan juga judul yang menarik.

  1. Menyertakan ajakan untuk bertindak

Tips terakhir untuk membuat video event/documentary menjadi suatu video marketing yang layak adalah menyertakan ajakan untuk bertindak. Semua konten pemasaran sudah sewajarnya disertai dengan ajakan bertindak atau call-to-action.

Banyak marketer yang melakukan ajakan bertindak di akhir video ketika video mulai memudar dan menjadi hitam. Bagian ini adalah bagian terbaik untuk menampilkan ajakan bertindak dalam konten video. Namun, jangan pernah membatasi hanya dengan menempatkannya di bagian akhir video saja. Sebab, belum tentu bagian ini diperhatikan oleh semua audiens.

Tak sedikit pula marketer yang membuktikan keberhasilan besar mereka dengan menyertakan ajakan bertindak di bagian isi video, tepat ketika audiens sedang terlibat dengan konten yang disajikan. Namun, Anda perlu berhati-hati jika ingin menempatkan CTA ini di pertengahan video. Jangan sampai CTA ini mengganggu kelancaran video dan kenyamanan audiens ketika menontonnya.

Dari penjelasan soal video event/documentary di atas, bisa Anda ketahui bahwa faktanya ada banyak alasan bagus untuk menjadikan video satu ini sebagai alat pemasaran. Meskipun menghasilkan suatu video marketing yang bagus dan menguntungkan butuh waktu dan proses, tapi setidaknya Anda bisa merekrut jasa digital marketing. Anda juga bisa menyewa jasa sosial media marketing sehingga pekerjaan Anda bisa jadi lebih mudah.