tips-foto-wedding-dan-video-shooting-wedding-1024x612

Halo sobat studiopelangi, kali ini kami TEAM CREW Studiopelangi (jasa foto dan video shoting semarang) ingin berbagi tips sederhana namum ampuh agar video shooting wedding anda menjadi menarik dan lengkap terutama bagi Anda yang masih belajar menjadi videografer professional.

Khususnya tips mendokumentasikan video wedding atau pesta pernikahan.

Jika Anda seorang videografer yang serius ingin menjadi professional, Anda perlu memahami banyak hal yang berkaitan tentang momen pernikahan. Sudahkah video hasil rekaman Anda membuat klien atau pengguna jasa video shooting wedding Anda puas dan bahagia dengan karya video Anda?  Semoga saja sudah. Namun bagi yang masih merasa perlu meningkatkan skill video shooting dalam bidang ini, berikut ini adalah sedikit tips yang bisa Anda gunakan untuk membuat video shooting pesta pernikahan yang Anda tangani agar sebagus karya para profesional dan para master.

Dalam momen pernikahan. banyak sekali momen yang harus direkam dalam pernikahan. Jadi seorang videografer haruslah pandai melihat dengan jeli, momentum mana yang akan dimasukkan dalam durasi videonya nanti. Berbagai hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan mulai dari hal sederhana dan terkecil. 

Secara garis besar momen wedding atau pernikahan bisa dibagi dalam beberapa tahap, yaitu sebelum acara pesta pernikahan, pada saat di pesta, saat setelah pesta, dan insert-an video interview. Nah apa saja hal-hal tersebut ? mari kita bahas rinciannya sebagai berikut ini…

1. Sebelum Pesta pernikahan, ini daftar rekaman yang Anda harus shoot.

  1. Ruang Rias / saat pengantin di rias atau di makeup.

Dari ruang rias pengantin, beberapa hal yang harus diambil gambarnya adalah buket bunga dengan teknik slow zoom out. Pengantin wanita saat dirias dan menggunakan makeup. Pengantin laki-laki saat memakai jas, persiapan pengantin pria dan beberapa pernak-pernik yang sedang dipasangkan oleh perias. Gaun yang mau dipakai, Sepatu, dan properti rias yang bisa dambil gambarnya.

Selanjutnya dalam suasana akad nikah, maka yang perlu direkam meliputi prosesi akad, dengan pengambilan gambar terbaik tahap per tahapnya. Beberapa pernak-pernik menjelang akad juga perlu mendapat perhatian. Nantinya akan berguna untuk menambah stok footage video untuk editing agar hasil akhir bisa variatif. Benda-benda yang kadang terlupakan misalnya sepatu atau selop pengantin. Bajunya, perhiasan, tempat cincin, rangkaian uang mahar, tempat cincin, dan sebagainya.

Ambil juga exterior dan interior bangunan keagamaan yang dijadikan tempat proses akad, misalnya masjid ataupun gereja.

2. Ketika Dalam Pesta ataupun Seremoni Rekam Hal-Hal ini

Ketika acara seremoni dimulai maka jika memungkinkan Anda perlu 2 kamera. Salah satunya khusus menghadap pengantin sedangkan satunya Anda pegang fungsinya sebagai moving kamera, mengambil sudut-sudut gambar yang lain selain pengantin yang sekiranya menarik perhatian.

Kemudian prosesi seperti tradisi mempertemukan mempelai, kedua mempelai naik ke pelaminan dan sebaginya harus di-shoot dengan seksama.

Ambil juga rekaman berbagai hal istimewa dalam seremoni. Mungkin tak perlu seutuhnya karena tentu akan sangat panjang. Misalnya saat sambutan, pengajian inti, suasana dekorasi ruangan dan lampunya, deretan para tamu, saat pengantin menyalami tamu dan sebagainya.

Bahan-bahan dalam seremoni ini nantinya paling banyak akan diambil sekian persen saja dalam video. Misalnya pesan dari tokoh agama yang dijadikan nara sumber dalam seremoni. Meskipun untuk itu Anda tentu harus merekam sebagian besar isi ceramahnya.

3. Usai Seremoni, Anda Perlu Mengambil Gambar Ini

Selesai seremoni pernikahan, maka selanjutnya Anda perlu menyorot berbagai proses penting lainnya. Misalnya saat para tamu menyalami mempelai dan pulang, saat mempelai turun pelaminan untuk berganti busana misalnya. 

Sedangkan pada pesta pernikahan yang ringkas, maka tugas Anda akan semakin mudah. Karena begitu mengambil berbagai bahan saat seremoni, Anda tinggal melaksanakan pemanis video wedding dengan mengadakan interview terhadap pengantin atau saudara dan juga sahabat dekat sebagai testimoni dan ucapan selamat. lalu langkah selanjutnay berikut ini.

4. Interview Terpisah Kedua Mempelai Untuk Menghasilkan Video Yang Dramatis

Namun sebelum ke pasangan pengantin, ambillah beberapa sesi wawancara singkat dengan beberapa tamu atau orang terdekat. Pertanyaan yang bisa menghasilkan jawaban menarik misalnya:

  • Seputar Yang mereka tahu tentang pertemuan kedua pengantin
  • Seputar perasaan ketika tahu kedua mempelai mulai pacaran
  • Harapan dan doa mereka bagi pengantin

Video wedding hasil karya Anda akan semakin berwarna jika ditambah dengan sesi wawancara dengan mempelai. Lakukan terpisah agar tidak canggung. Nantinya hasil wawancata akan digabungkan sehingga menimbulkan suasana dramatis, romantis sekaligus lucu. Hal yang bisa Anda tanyakan untuk mendapat jawaban unik misalnya:

  • Tentang bagaimana pertemuan pertama mereka
  • Tentang pandangan masing terhadap psangannya.
  • Tentang jalannya hubungan berdua
  • Tentang perasaan mereka ketika pertama kali bertemu
  • Perasaan saat melamar atau dilamar
  • Apa harapan mereka ke depannya

Bagaimana? Sudah siap mengasah kemampuan? Semoga dengan tips singkat bagaimana membuat video shooting pernikahan yang bagus ini bisa mewarnai gaya Anda sebagai videografer.

Incoming search terms:


Tinggalkan Balasan