Merekam momen-momen indah saat pernikahan atau wedding  butuh trik tersendiri. Momen yang berlangsung cepat, tidak jarang sampai terlewatkan oleh fotografer. 

8 Tips Fotografi Wedding untuk Pemula

8 Tips Fotografi Wedding untuk Pemula

Studio Pelangi merangkum tips fotografi wedding yang bisa dilakukan Sahabat Studio Pelangi. Hal yang perlu diperhatikan Sahabat Studio Pelangi adalah pasangan pengantin, mengarahkan pasangan pengantin dan keluarganya, penggunaan lensa dan kamera, serta pasca pemotretan. 

Inilah 8 tips fotografi wedding yang dirangkum Studio Pelangi Semarang. Selamat membaca!  

  1. Kenal dulu pasangan pengantinnya

Sahabat Studio Pelangi mendapat pesanan fotografi wedding dari calon klien? Kenali dulu siapa pasangan pengantinnya. 

Dengan mengenal pasangan pengantin, Sahabat Studio Pelangi lebih memahami kebutuhan dan keinginan mereka. Gunakanlah pendekatan komunikasi yang ramah dan terbuka, agar pasangan pengantin juga dapat mengerti konsep yang ingin dieksekusi. 

2 Pahami cara pengantin bergaya

Meskipun Sahabat Studio Pelangi sudah kenal pasangan pengantinnya, bukan berarti Anda paham bagaimana cara mereka bergaya untuk momen-momen tertentu seperti pernikahan. 

Solusinya, posisikanlah diri Anda. Jika pemotretan fotografi wedding bersifat adat tradisional, komunikasikan dan arahkan pengantin untuk bergaya semestinya. Berbeda jika pemotretan bersifat modern dan bebas, mungkin pengantin juga lebih ekspresif saat bergaya. 

Dengan begitu, hasil jepretan Sahabat Studio Pelangi benar-benar mencerminkan kepribadian mereka. 

  1. Kenali tamu undangan

Mengenal tamu undangan artinya Sahabat Studio Pelangi berkesempatan membangun keberhasilan pemotretan. Baik dari segi mengarahkan tamu dan menangkap ekspresi. 

Kenalilah para tamu undangan, utamanya dari keluarga inti pasangan pengantin. Manfaatnya, Sahabat Studio Pelangi akan lebih mendapatkan momen yang sempurna saat memotret. 

  1. Cari sudut pemotretan di lokasi acara

Di lokasi acara, Sahabat Studio Pelangi mungkin masih asing atau baru dengan tempat tersebut. Namun, carilah sudut-sudut pemotretan agar tidak mengganggu proses pemotretan. 

Misalnya saja, menghindari area lampu sorot, memotret dengan framing, dan sebagainya. 

  1. Buat daftar pemotretan

Memoret di acara pernikahan butuh banyak detail. Mulai dari prosesi pernikahan, pemotretan keluarga inti dan tamu undangan, sampai ke pemotretan yang bersifat khusus dari permintaan pasangan pengantin. 

Tips fotografi wedding ini akan berguna jika Sahabat Studio Pelangi mengetahui betul tugas-tugas di hari H. Komunikasikanlah apa yang dibutuhkan pada pasangan pengantin agar Sahabat Studio Pelangi tidak kehilangan momen memotret. 

  1. Potret dalam format RAW

Tips fotografi wedding yang ini seringkali terlupakan fotografer, Sahabat Studio Pelangi. Terkadang karena banyaknya beban pekerjaan, fotografer lupa mengubah format gambar JPEG ke format gambar RAW. 

Memotret pernikahan dengan format RAW akan lebih efisien saat diedit, karena hasil gambar tampak persis seperti di saat acara. Sahabat Studio Pelangi juga dapat lebih leluasa mengedit terang-gelap dan koreksi foto tanpa mengorbankan kualitas gambar. 

  1. Potret sebanyak-banyaknya

Kalau tips fotografi wedding yang satu ini, menjadi favorit fotografer, Sahabat Studio Pelangi. Memotret dalam jumlah banyak akan menolong fotografer saat memasuki tahap pengeditan.

Agar lebih mudah, maksimalkan fitur mode pemotretan kontinu atau continuous shooting. Potret momen penting seperti ijab kabul, tukar cincin, unduh mantu, dan sebagainya. 

Potretlah di segala sisi. Teruslah berpindah. Ciptakan jepretan yang lebih dinamis. Pastikan Sahabat Studio Pelangi memperhatikan kondisi pencahayaan saat berpindah lokasi. Atur juga dengan mode shutter priority untuk menghindari gambar kabur dan berbayang. 

  1. Gunakan dua kamera

Tips fotografi wedding yang terakhir adalah menggunakan dua kamera. Tips ini perlu diperhatikan jika Sahabat Studio Pelangi memotret sendiri. Namun tidak terkecuali pula jika Sahabat Studio Pelangi memotret bersama rekan fotografer.

Satu kamera menggunakan lensa lebar atau wide (untuk candid dan ruang sempit), lalu satunya menggunakan lensa zoom atau memiliki focal length 200 mm. 

Nah itulah 8 tips fotografi wedding yang dirangkum Studio Pelangi Semarang. Nah, Sahabat Studio Pelangi ingin mendapatkan jepretan momen pernikahan Anda? 

Studio Pelangi Semarang menyediakan jasa fotografi wedding dan dokumentasi. Studio Pelangi berpengalaman dalam jasa fotografi dengan kebutuhan wedding, dokumentasi, produk, dan lain-lain di Semarang. Kunjungi studiopelangi.id untuk lebih lanjut ya! 

Semoga tips fotografi wedding kali ini bermanfaat. Selamat memotret!


0 Komentar

Tinggalkan Balasan